Panduan Membuat Website

Download File GRATIS

Contact Info :
Jaka Kristanta
Mobile : 081280184752
..........087878260353
Jakarta, Indonesia
Email : yasunagamall@yahoo.co.id


Link into My Facebook

Share on Facebook Jaka Kristanta's Facebook profile

Daftarkan E-mail Anda Untuk Informasi Blog Ini :

Masukkan Email Anda :

Delivered by FeedBurner

Jumat, 08 Februari 2008

Relative Strength Index (RSI)



Indeks Kekuatan Relatif atau Relative Strength Index (RSI) adalah nilai rata-rata perubahan osilator. RSI digunakan untuk menafsirkan kekuatan internal dan mengukur kecepatan pergerakan harga penutupan. RSI dirancang untuk memecahkan tiga buah cacat yang berkaitan dengan hilangnya data lama dalam perhitungan.

Kedua, skala vertikal bagi osilator perlu ditetapkan, akan tetapi level dari osilator untuk dijadikan sinyal yang merupakan kesempatan baik untuk menjual dan membeli masih gelap.

Ketiga, kalkulasi osilator memberikan data dalam jumlah yang banyak.


Perhitungannya adalah :

RSI = 100 - ((100 /(1+RS))


RS = Average of x days' up closes / Average of x days' down closes

RSI mengukur kekuatan wahana perdagangan dengan memonitor perubahan-perubahan yang terjadi pada harga penutupannya. RSI ini merupakan suatu indikator yang unggul, dan tidak pernah ketinggalan.

Beberapa informasi yang dapat kita peroleh dari analisa dengan menggunakan RSI adalah :

1. Konfirmasi kejadian overbought / oversold
2. Konfirmasi kejadian positif atau negative divergence
3. Konfirmasi dominasi gerakan, yaitu apakah dominan kenaikan atau dominan penurunan

RSI berfluktuasi antara 0 dan 100. Kondisi overbought terjadi ketika RSI mendekati level 70, 80 atau 90. Artinya bahwa harga sudah terlalu tinggi dan akan kembali berbalik. Dan selama market masih positif, maka RSI bisa begerak dikisaran 70, 80, dan 90 secara terus menerus, sedangkan trend masih bergerak naik. Perlu diketahui jika Anda memakai Software Metatrader saat bertransaksi sangat penting untuk melihat setting pergerakan RSI skala 5 menit, 15 menit dan 30 menit seperti halnya William %R akan sanagt membantu melihat apakah trend akan bergerak meneruskan atau berbalik arah.

Sebaliknya jika RSI mendekati level 30, 20, atau 10 merupakan indikasi bahwa telah terjadi oversold dan oleh karena itu harga akan berada dibawah harga.

Contoh :
Untuk menghitung RSI dalam periode 9 hari , pertama-tama jumlahkan point kenaikan di periode-periode yang bergerak naik(positip) selama periode 9 hari lalu bagi hasilnya dengan 9. Selanjutnya jumlahkan penurunan di periode-periode yang bergerak turun (negatif) lalu bagi hasilnya dengan 9. Selanjutnya hitung Relative Strengh (RS), caranya adalah dengan membagi rata-rata kenaikan dengan rata-rata penurunan. Selanjutnya masukan harga RS kedalam rumus RSI untuk menciptakan indikator yang bergerak diantara 0 dan 100.
Relative Strength Index (RSI)SocialTwist Tell-a-Friend

Oscilator Stochastic


Metode stokastik adalah suatu osilator yang dipopulerkan oleh George Lane.

Stokastik, adalah suatu metode untuk mengindentifikasi pembalikan arah titik-titik dalam suatu grafik, melacak hubungan dari setiap harga penutupan terhadap rentang harga batas atas dan batas bawah selama periode yang telah ditetapkan.

Metode ini didasarkan atas angka rata-rata perubahan harga batas atas / High , batas bawah / Low dan penutupan harian / Closed . Metode ini memasukkan beberapa langkah untuk mengeluarkan faktor gangguan pasar dan membuang sinyal-sinyal yang jelek.

Perhitungan teknis untuk teknik ini adalah mengikuti Rumus :

%K = 100[(C - L14)/(H14 - L14)]

C = harga penutupan hari ini / the most recent closing price
L14 = harga terendah selama 14 hari dari sesi sebelumnya / the low of the 14 previous trading sessions
H14 = harga tertinggi selama 14 hari sebelumnya / the highest price traded during the same 14-day period.

%D = 3-period moving average of %K


Ada beberapa cara untuk menafsirkan Osilator Stokastik.
Tiga metode yang populer adalah :

1. Beli pada saat Osilator (baik %K atau %D) jatuh di bawah level tertentu,
kemudian naik diatas level tersebut.

2. Jual pada saat Osilator naik di atas level tertentu, kemudian jatuh di
bawah level tersebut.

3. Jual pada saat garis %K naik diatas garis %D, dan jual pada saat garis
%K jatuh dibawah garis %D.

Jangan membeli pada saat Stokastik menunjukkan adanya pembelian yang berlebihan, dan jangan menjual posisi short pada saat terjadi penjualan berlebihan. Patokan atau rumus ini akan menyaring sebagian besar pedagang yang tidak canggih keluar pasar.
Oscilator StochasticSocialTwist Tell-a-Friend

Moving Average


Rata-rata bergerak (RB) atau moving average (MA), adalah salah satu teknis indikator yang paling praktis dan paling luas dipergunakan. RB secara sederhana didefinisikan sebagai : "

"MVA = rata-rata nilai dari harga indeks saham selama suatu periode."

Apabila melakukan penghitungan rata-rata bergerak, sebagai indikator tren susulan, rentang waktu harus ditetapkan untuk menghitung harga rata-rata. Rata-rata bergerak 9 hari mencerminkan harga rata-rata selama 9 hari (garis kuning pada gambar) terakhir, sedangkan rata-rata bergerak 14 hari (garis putih pada gambar )mencerminkan harga rata-rata selama 14 hari terakhir.

Beberapa aturan-aturan umum yang harus diperhatikan dalam analisa moving average adalah :

MA > Data Aktual berarti signal bearish, harga akan turun
MA <> MA Panjang berarti signal bullish, harga akan naik
MA Pendek <>

Untuk melakukan analisa pergerakan market, maka gabungkan MVA (skala 5 menit, 15 menit, dan 30menit ) , William %R dan RSI. Untuk mengetahui lebih jelas bisa mengisi for data berikut :




Name:
City:
Phone:
E-Mail Adress :






Seperti apa dan bagaimana memprediksi pergerakan rata-rata indeks ? lihat berikut ....
Moving AverageSocialTwist Tell-a-Friend

Kamis, 03 Januari 2008

Peluang Investasi 2008



Banyak sudah kejadian dalam menorehkan sejarah investasi global sepanjang tahun 2007. Tengok saja kejadian yang menimpa pada Amerika dimana krisis Sub Prime Mortgage (Kredit Macet) yang menimbulkan dampak sangat besar dalam Global Economic (lihat chart pergerakan indeks diatas ). Perusahaan-perusaha an besar seperti Citi Group, Bear Stern, Goldman Sach, Morgan Stanley dll mengalami krisis serta menderita kerugian yang teramat besar. Kalaulah dihitung nilai kerugian tersebut mencapai US$ 40 B lebih.

The Federal Reserve juga telah mengambil beberapa langkah antisipasi dalam mengatasi krisis ekonomi, dengan melakukan pemotongan tingkat suku bunga dari 5.25% menjadi 4.25% dan diikuti pula dengan pemotongan Discount Rate sebanyak 25bp pada 14 Desember 2007 yang lalu. Hal senada juga diikuti oleh beberapa bank sentral lainnya. Tengok saja BOE (Bank Of England) yang juga melakukan pemotongan tingkat suku bunganya dari 5.75% menjadi 5.50%
setelah Inggris dilanda krisis terkait dengan isu Norther Rock. Bank Indonesia menjelang penutupan tahun 2007 juga telah melakukan pemotongan tingkat suku bunga menjadi 8%

Para pengamat menilai bahwa di tahun 2008 akan terjadi perlambatan ekonomi yang amat luar biasa, namun tidak demikian halnya dengan China sebagai negara yang tumbuh pesat. Tengok saja dengan GDP yang telah dirilis mencapai Double digit dibanding dengan negara2 lainnya. Semua investor seakan berlomba untuk dapat melakukan perputaran uang mereka di negara tirai bambu. Eropa yang telah menerapkan Single Currency yaitu “Euro” masih menjadikan suatu alternatif untuk dilakukan investasi, walaupun imbas dari Sub Prime Mortgage mulai terasa. Australia yang setelah melakukan pemilihan umum dimana PM John Howard digantikan oleh Kevin Ruud, masih memiliki pesona tersendiri. Walau dewasa ini Australia tengah dilanda Labour Shortage. Seiring dengan krisis tersebut diatas, kita bisa saksikan betapa harga beberapa komoditi khususnya Emas dan Minyak mentah meroket.

Dimanakah Peluang Investasi???

Seringkali kita dihinggapi pertanyaan tersebut diatas. Bursa Efek Indonesia juga telah menorehkan prestasi yang luar biasa dimana IHSG ditutup dilevel 2700 yang merupakan rekor tertinggi dibandingkan sebelumnya. Namun perlu pula dicatat bahwa rekor tersebut juga dibantu adanya arus kas luar yang berperan penting dalam hal ini. Tercatat sekitar US$ 5 B dari salah satu perusahaan keuangan di Amerika dan Eropa menggelontorkan investasinya di bursa efek Indonesia.

[Bursa Efek Indonesia]
Investor dapat melakukan investasi pada instrumen ini. Namun perlu juga didukung dengan pengetahuan yang memadai mengenai investasi tersebut. Di tahun 2008, bursa efek Indonesia masih akan memperlihatkan pergerakkannya dengan mengandalkan beberapa saham pilihan.Sebut saja ANTM, BUMI dan TLKM. Namun demikian perlu pula dicermati perkembangan kinerja dari saham2 tersebut disamping saham2 lainnya dengan mengaikatkan harga komoditi global maupun isu2 lain seperti tewasnya mantan PM Pakistan Benazir
Bhutto, serangan tentara Turki terhadap pemberontakkan Kurdishtan, persiapan PEMILU 2009 di Indonesia, persiapan PEMILU di Amerika dll. Disamping itu, Anda juga perlu mempelajari resiko yang akan dihadapi bila sewaktu2 harga saham pilihan Anda mengalami koreksi.

Beberapa pengamat menilai bahwa harga saham2 dewasa ini sudah teramat mahal dan dapat dimungkinkan adanya koreksi kembali teramat dalam. Secara teori memanglah demikian. Coba Anda tengok dengan kondisi bursa di China (Hang Seng). Pada saat harga index sudah menyentuh 30,000an banyak kalangan berpendapat bahwa harga sudah terlampau tinggi, namun yang terjadi adalah sebaliknya. Harga terus melaju kencang tanpa terkendali.

Untuk itu Anda juga perlu melihat secara tehnikal harga2 saham di bursa efek Indonesia. Secara umum investasi di bursa efek Indonesia masih sangat menarik, karena dapat memberikan return yang cukup tinggi dibandingkan dengan investasi di deposito dengan mengaitkan inflasi yang terjadi saat ini.

Bagi Anda yang ingin melakukan perputaran uang di bursa, maka perlu mempelajari kinerja dari perusahaan sekuritas dengan menanyakan langsung pada pihak regulator seperti Bappepam-LK guna menghindari hal2 lain yang tidak diduga.

[Index Hang Seng/Nikkei]
Bursa Hang Seng saat ini terdiri atas 43 saham blue chips, sedangkan Nikkei terdiri atas 225 saham blue chips. Ada beberapa faktor dimana investasi di Index Hang Seng/Nikkei merupakan alternatif berinvestasi.

1. QDII (Qualified Domestic Investor Institutions) dimana pemerintah China melalui PBOC (People Bank Of China) memperbolehkan investor lokal (Mainland) melakukan diversifkasi investasi diluar China. Dengan memperhatikan bahasa dan kultur, maka Hong Kong merupakan sarana investasi yang dipilih. Hal ini dilakukan guna meredam laju inflasi yang ada. Pada dasarnya bursa Hang Seng terdiri atas 3 bursa dimana 2 bursa di China dan
1 bursa di Hong Kong. QDII ini akan diberlakukan oleh pemerintah China pada Januari 2008 mendatang. Dengan demikian akan memberikan warna tersendiri pada investasi tersebut.

2. QFII (Qualified Foreigner Investor Institutions) dimana pemerintah China melalui PBOC (People Bank Of China) menerapkan aturan kepada investor asing supaya melakukan investasi dengan dana minimal US$ 5 B. Hal ini dimaksudkan agar bila terjadi suatu kejadi yang pernah dialami oleh Indonesia di era tahun 1997-1998, maka China tidak akan terjadi Collapse
dan Rush besar2an. Oleh sebab itu investor dari Arab sudah menyatakan kesediaannya melakukan investasi.

3. Dengan modal yang ada, China dewasa ini menjadi suatu negara yang dapat memberikan bantuan kepada perusahaan2 di Amerika yang tengah dilanda krisis. Sebut saja Merryl Linch, Morgan Stanley yang mendapatkan inject masing2 US$ 5 B guna mengatasi kesulitan likuiditas akibat Mortgage.

4. Olimpiade musim panas 2008 yang akan diselenggarakan di Beijing. Cathay Pacifik yang merupakan satu2nya maskapai terpilih untuk melayani para kontingen dan duta2 olah raga. Adapun saham Cathay Pacifik merupakan saham blue chip dalam index Hang Seng, sehingga akan mendorong investor melakukan pembelian terhadap saham tersebut dan mendongkrak harga index.

5. Harga komoditi terutama minyak mentah yang terus melambung, mengakibatkan keuntungan bagi perusahaan seperti CNOOC, Petro China dan Hutchison. Dengan demikian investor melakukan perburuan atas saham2 tersebut diatas. Sebagai akibatnya harga indexpun tergerak naik.

6. Dengan diturunkannya tingkat suku bunga Amerika, maka memberikan angin segar dan dampak positif di sektor property China maupun Hong Kong. Kita ketahui bahwa China melakukan Pegged atas mata uang mereka Yuan, sehingga harga2 properti khususnya di Hong Kong menjadi murah. Tengok saja perusahaan2 seperti Sino Land, Henderson Land dan Cheung Kong akan merauh keuntungan yang berlipat. Tentunya memberikan dampak lebih bagi perburuan saham tersebut dan mendongkrak harga index Hang Seng

Tentunya Anda akan bertanya bagaimana cara melakukan investasi. Perlu diperhatikan bahwa setiap investasi mengandung resiko. Guna menghindari resiko yang berlebih, Anda juga perlu mengetahui melalui Bappebti perusahaan pialang berjangka mana yang dapat diandalkan.

Setelah melihat uraian diatas, kini terserah pada Anda untuk melakukan investasi dimana. Sekali lagi Anda perlu ingat bahwa investasi bukan saja menjanjikan keuntungan tetapi juga mengandung resiko yang bisa diminimalkan.

Peluang Investasi 2008SocialTwist Tell-a-Friend

Kamis, 20 Desember 2007

The 11 Rules of How to Avoid Losing and Start Making Money from the Stock Market

RULE 1: WHY DO YOU INVEST?

Make more money, this is the answer to most people.

If your reason is to make more money, then ask yourself these three questions:

1. Is your strategy making money?

2. Is your strategy safe?

3. How to increase the profit and minimize the risk?


RULE 2: DON'T GET OBSESSED WITH STOCKS

Sitting and monitoring the market whole day long will not bring you profit. Instead, it increases pressure and misleads your judgment.

RULE 3: NEVER GAMBLE

95% of the people always buy at the highest price. They don’t really know when to buy, just relying on news, rumors and tips. Only 5% of the people knows how to trade at the lowest price. That’s why 95% are losing money, only the 5% are making money.

Investment Builds Wealth, Gambling Definitely Lose !

RULE 4: SAY GOODBYE TO NEWS

News used to be able to predict the market trend. But not anymore, it is difficult to judge which news could actually influence the market nowadays.

RULE 5: DO YOUR OWN ANALYSIS, FORGET ABOUT TIPS

Before investing, ask yourself these four questions:

1.How many people have already heard about the tips before you?

If many have heard about it before you, this news is already obsolete. The price is already high.

2.How long have the tips been spreading before it reaches you?

The next day?

3.Who told you?

Listed company director? Or friends?

4.Assuming that the tip is true, would you possibly know about it?

Normally insider news is not disclosed.

RULE 6: SELL YOUR STOCKS EVEN LOSING MONEY

It is easier to be said than done.

Sell at a loss is a difficult decision. Your heart will object, and your feeling will say "It is going to rebound, don't sell." Eventually price dropped further, causing a much tragic lost.

RULE 7: DON'T JUST FOCUS ON MAKING MONEY

How to protect your capital is much more important. Don’t try to make 100% profit. It is already good enough to have a 60% profit margin.

RULE 8: HISTORY WILL NOT ALWAYS REPEAT

Everyone expects to make some money from the stock market before Christmas, New Year, annual budget announcement or election, but the stock market is not always bullish during these events. We can say history is not always repeated.

The best way is “Let the Market Lead us”.

RULE 9: QUOTES FROM WARREN BUFFET

There are only two rules to make money in stock market:

The first rule: Never lose your money.

The second rule: Never forget the first rule.

RULE 10: TURN BAD STOCKS INTO GOOD STOCKS, DON’T JUST HOLD YOUR STOCKS

Don’t hold your stock too long, there is a value when stocks are sold.

How long have you been holding your stocks until now?

Since Year 1993? 1997? Or Year 2000?

Why didn't you exercise your stocks? Long term investment strategy is not practical anymore. Even the blue chips also crash when the market collapses.

The best strategy is to sell the stocks that are not earning money, and reselect some good counters. Buy low, sell high for several times will earn you more than enough to compensate the lost.

RULE 11: WAKE UP FROM MISTAKES

Stop investing if you are not sure of when to buy or sell.

Without the knowledge of investment, you are bound to lose again. This is an age of information. Investors are using knowledge, techniques and strategies to make money. Without investment knowledge, how do you protect your money?

Building wealth through investing starts with securing your capital.

sumber : http://curious-trader.blogspot.com/2006/12/12-rules-of-how-to-avoid-losing-and.html

The 11 Rules of How to Avoid Losing and Start Making Money from the Stock MarketSocialTwist Tell-a-Friend

Selasa, 18 Desember 2007

Memahami "Permainan" Indeks

Elvyn G Masassya Praktisi Keuangan

Bagi Anda yang sudah terbiasa memainkan uang di pasar modal, tentu tidak asing dengan istilah indeks harga saham gabungan (IHSG).

IHSG mencerminkan pergerakan harga saham yang tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Jika IHSG meningkat, harga saham secara umum juga naik kendati kenaikan bisa saja dipicu saham berkapitalisasi besar. Pendeknya, jika IHSG melejit, itu mencerminkan pertanda positif. Sementara jika IHSG merosot ditafsirkan sebagai hal negatif, apa pun penyebabnya.

Apakah benar, kalau indeks menurun otomatis investor juga akan merugi? Bagi pemain pasar modal, jawaban ya dan tidak. Artinya, kendati IHSG merosot, bukannya tidak ada saham yang harganya meningkat. Begitu pula sebaliknya.

Penjelasannya, emiten di pasar modal terdiri atas bermacam perusahaan yang bergerak di berbagai bidang dan memproduksi produk yang bisa saja merupakan substitusi dan atau bersaing. Saham perusahaan di perbankan, misalnya, pada hari yang sama ada yang meningkat, tetapi ada juga yang menurun. Ini mudah saja menganalisisnya. Saham perbankan itu dimiliki emiten yang saling bersaing. Jadi, investor memiliki banyak pilihan.

Contoh lain, ketika belakangan harga minyak melonjak, saham di bidang pertambangan umumnya naik. Ringkasnya, naik- turunnya IHSG sebenarnya tidak selalu berbanding lurus dengan naik-turunnya saham emiten.

Bursa berjangka

Lantas, bagaimana agar investasi Anda bisa mendapat imbalan menjanjikan dengan kondisi indeks naik-turun tidak menentu?

Anda tetap bisa menanamkan dana pada berbagai saham. Sepanjang Anda mampu menganalisis saham-saham yang baik, tidak peduli IHSG meroket atau menurun Anda berkemungkinan menangguk untung. Yang lebih penting lagi, naik-turunnya indeks bisa menjadi lahan investasi tersendiri. Apa maksudnya?

Saat ini, selain pasar modal atau bursa efek, ada juga bursa berjangka. Di Jakarta disebut Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Naik-turunnya indeks menjadi salah satu produk yang diperdagangkan di BBJ dan disebut transaksi kontrak indeks.

Ada beberapa indeks yang diperdagangkan, seperti Nikkei Jepang, Hang Seng Hongkong, dan juga Kospi Korea Selatan. Jadi, kalau ada tawaran untuk menempatkan dana dalam permainan indeks, sebenarnya itu adalah investasi di bursa berjangka.

Cara bermainnya sederhana. Anda mesti menebak kapan indeks tersebut meroket dan kapan menukik. Konkretnya, Anda mengambil posisi buy atau long pada saat indeks berada di angka rendah dan kemudian sell atau short saat angka tinggi. Atau bisa juga sell atau short dulu baru kemudian buy atau long. Pola ini bisa diterapkan jika indeks berada di angka tinggi dan diperkirakan indeks akan menurun. Gunakan analisa pergerakan teknikal secara matang melalui pembacaan pola berulang dari pergerakan candlestick.

Apakah ini sama dengan berjudi? Sama sekali tidak. Butuh kemampuan membaca faktor yang memengaruhi naik-turunnya indeks.

Hanya, memprediksi hal itu jauh lebih rumit ketimbang memperkirakan naik-turunnya harga saham perusahaan. Yang mesti dipahami bukan saja kondisi seluruh emiten terdaftar di pasar modal, tetapi juga faktor makroekonomi negara bersangkutan dikaitkan dengan ekonomi internasional, dan perilaku investor di pasar modal.

Indeks Nikkei, Jepang, misalnya. Akhir-akhir ini nilai tukar yen terhadap dollar AS terus meningkat dan dampaknya tidak positif terhadap perekonomian Jepang. Kenaikan yen mengakibatkan nilai jual produk ekspor Jepang jadi mahal dan berdampak pada penurunan omzet. Giliran berikutnya, kinerja perusahaan akan menurun. Karena sebagian besar emiten di pasar modal Jepang adalah perusahaan berorientasi ekspor, maka harga sahamnya juga akan menurun. Selanjutnya, investor akan menjual saham dimaksud. Ujungnya, indeks Nikkei juga tergerus.

Jika ditelaah lebih dalam, penguatan nilai tukar yen terhadap dollar AS tidak didiamkan otoritas moneter Jepang, Bank of Japan (BOJ). Bank Sentral Jepang akan bertindak, menaikkan bunga atau sebaliknya.

Dengan kata lain, kita juga mesti mencermati langkah para pihak yang berkepentingan terhadap kenaikan kurs. Belum lagi perilaku investor di sana. Apakah mereka tergolong pembeli saham long term atau lebih sekadar transaksi jangka pendek.

Intinya, memainkan dana dalam indeks berpeluang memberi imbalan lebih besar, tetapi juga membutuhkan analisis dan keahlian lebih luas.

Indeks Hang Seng yang cukup populer belakangan, setahun terakhir terus merangkak ke atas. Rupanya cukup banyak investor China Daratan menanamkan dananya di bursa Hongkong seiring kebijakan Pemerintah China yang membolehkan hal tersebut. Namun, belakangan tingkat bunga di Hongkong malah lebih rendah ketimbang suku bunga di China Daratan. Akibatnya, pemilik uang dari Hongkong menempatkan dananya di China Daratan. Harga saham Hang Seng pun menurun dan indeks Hang Seng juga ikut merosot.

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0712/09/konsultasi/4042020.htm

Catatan : pergerakan candlestick sangat membantu dalam menentukan kemana arah pergerakan indeks secara jangka pendek untuk meraup profit.

contoh bisa dilihat di : http://finance.groups.yahoo.com/group/NikkeiHangseng/

Memahami "Permainan" IndeksSocialTwist Tell-a-Friend

Minggu, 11 November 2007

Management Business Obligasi

Saham
Ciri :
1. tidak ada jatuh tempo
2. deviden diberi jika perusahaan laba
3. pemegang saham berhak mendapat deviden
4. tanggung jawab pemegang saham terbatas
5. pemegang saham berhak memesan efek terlebih dahulu
6. pemegang saham berhak atas perusahaan jika dilikuidasi

Jenis :
A. Berdasarkan prioritas pemberian deviden
1. Preferen = mendapat deviden lebih dulu/lebih diprioritaskan
2. Biasa = mendapat deviden setelah saham preferen

B. Berdasarkan kapitalisasi BI
1. Big cap = kapitalisasi di atas 1 triliyun
2. Mid cap = kapitalisasi 100 milyar - 1 triliyun
3. Small cap = kapitalisasi di bawa 1 milyar

C. Berdasarkan fundamental
1. Income stock = saham yang mempunyai pasar luas
2. Growth stock = saham yang memimpin dalam industri yang prospektif
3. Speculative stock = saham perusahaan yang belum pasti menghasilkan hasil yang tetap
4. Cyclical stock = saham perusahaan yang pergerakannya mengikuti gerak ekonomi makro
5. Defensive stock = saham perusahaan yang tidak dipengaruhi situasi ekonomi

Obligasi
Ciri :
1. ada jatuh tempo
2. pendapatan berupa kupon
3. punya kekuatan hukum tetap
4. punya nilai nominal/pori

Jenis :
A. Penerbit
1. Pemerintah
2. Daerah
3. BUMN
4. Swasta

B. Coupon Rate
1. Fixed rate = suku bunga tetap sejak terbit s/d jatuh tempo
2. Floating = mengikuti tingkat bunga di pasar (berubah-ubah)
3. Mixed = suku bunga tetap antara 1-3 tahun, selebihnya mengikuti pasar

C. Jaminan
1. Mortage = jaminan aktiva tetap
2. Collateral = jaminan wali amanat lain
3. EQ Trust = jaminan aset tertentu

D. Konversi
1. Convertable = bisa ditukar dengan saham /efek lain
2. Non convertable = tidak bisa ditukar dengan saham /efek lain

E. Jenis lain
1. Income = emiten mendapat untung
2. Guaranteed = obligasi yang diterbitkan perusahaan cabang
3. Participating = penghasilan dari bunga dan laba
4. Voting = punya hak suara
5. Serial = bernomor seri
6. Inflation = disesuaikan dengan tingkat inflasi

Reksadana
Ciri :
1. modal relatif kecil
2. prosedur relatif mudah
3. liquid
4. kalau dijual mengandung aktiva bersih
5. tidak ada bunga

Jenis :
A. Berdasarkan proses transaksi
1. Tertutup = jual-beli reksadana harus melalui bursa efek
2. Terbuka = reksadana yang diperjualbelikan oleh manajer investasi langsung

B. Berdasarkan bentuk
1. Saham = reksadana yang 80% investasinya diinvestasikan ke saham
2. Berpendapatan tetap = obligasi
3. Campuran = obligasi & saham secara proporsional
4. Pasar Uang = ke pasar uang

sumber : management business

topik selanjutnya : memahami pemainan indek
Management Business ObligasiSocialTwist Tell-a-Friend
Share/Save/Bookmark LeftHit Indonesia TopOfBlogs

Surprise bonus!

I've been able to get you FREE Lifetime Membership in Instant Squeeze Page Generator - the one site where you can build killer squeeze pages with a click and play wizard! They even give you multiple choices of free gifts you can use to make that special offer to get subscribers... But it wasn't easy - and it won't last forever!

Claim your free membership now!

Dan ini mungkin cocok buat Anda ... atau InstantBonusPage

atau

Click here to get ListBuilding123

versi bahasa indonesia klik disini !

Brand this free report with your affiliate links and give it away to your subscribers, post it on your blog, submit it to PDF directories, or give it away in forums.

Click here to Download

atau klik banner berikut :

atau ViralEbookExplosion atau atau Formula Bisnis - Sistem Mesin Uang Otomatis - SMUO Cara Jitu Raih Income Dari Internet Hingga Milyaran Rupiah Cukup Dengan 2 Jam Perhari. Jika Anda Bisa Mengetik dan Mengakses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat Awal yang Cukup Untuk menghasilkan Uang Melimpah dari Internet... Hanya Jika Anda Tahu Caranya! Disini diungkap, Cara jitu bagaimana mengubah kondisi finansial anda dengan cara sederhana, yang tidak pernah anda bayangkan sebelumnya! Setelah anda membaca informasi ini, anda akan temukan RAHASIA meraih INCOME MELIMPAH... dari internet! dari bisnis sederhana yang dijalankan di depan komputer, dimulai dengan modal kecil untuk menjalankannya, hanya dengan bekerja 2 jam sehari, tidak perlu lama-lama, tanpa perlu meninggalkan anak dan istri tercinta, dan bisnis berjalan secara otomatis! Formula Bisnis - Sistem Mesin Uang Otomatis - SMUO Masukkan nama & email anda di sini dan dapatkan BONUS Cara Jitu Raih Income Dari Internet.
First Name:
E-Mail Address:
Saya tertarik untuk bagaimana mendapatkan tips traffic website saya ..
Secara berkala anda akan menerima email informasi seputar Income Dari Internet. Bagi Anda yang sudah pernah berkunjung, Silahkan KLIK DISINI ! Formula Bisnis - Sistem Mesin Uang Otomatis - SMUO atau Autoresponder Pintar atau

"Do You Really Want to Learn How to Write Million Dollar Sales Letters?"

atau "Discover How Your 'Exit Traffic' Can Tell You Exactly How To Increase Your Sales, Get More Subscribers, & Explode Your Profits... Literally Overnight!"
atau "Auto-mail 75 Million Targeted Opt-In Prospects Every Month Using The Worlds Most Astonishing "Set And Forget" Technology!!"

MyBlogLog Community

FEEDJIT Live Traffic Map

My Favorites

For Your Information

Get FREE traffic, leads, and sales
without advertising and without ever
creating a product of your own .............. more>>


Introducing .. 30 Niche mini-site
template, guaranted to make
your site pop. and stand out from
pack .......................................................... more>>

Discover how your "exit traffic" can
tell you exactly how to increase
your sales, get more subcribes, and
explode your profit .................................. more>>


Do you really want to learn
how to write Million Dollar
Sales Letter ..............................................more>>


Jika Anda Bisa Mengetik dan
Mengakses Internet, Anda
Sudah Memiliki Syarat yang
Cukup untuk Menghasilkan Uang
Melimpah dari Internet......................... more>>


Do you have an online business or
product that just hasn't taken off
like you thought it should ?
or like you were told it would ?
We can dramatically IMPROVE
any business !! ....................................... more>>





Kesehatan Kebugaran

Direktori Bisnis Indonesia

Joint ! Free Web Domain & Hosting, Directory

CO.CC:Free Domain

Bagaimana Cari Uang ?

Adsense Indonesia

RAUP DOLLAR